Sabtu, 12 Maret 2016

Berikut Rincian Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan yang Harus Anda Bayar


JAKARTA,  - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) 
Kesehatan bakal menaikkan iuran para peserta.
Pelaksanaannya mulai dilakukan pada 1 April 2016.
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Irfan Humaidi menjelaskan keputusan kenaikan iuran berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016.
Aturan tersebut mengenai Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan.
"Segala regulasi bukan BPJS yang mengeluarkan, tapi regulasi yang mengatur berdasarkan Perpres," ujar Irfan, Sabtu (12/3/2016).

                                         Daftar Kenaikan

   Berikut daftar kenaikan iuran untuk setiap kelas BPJS Kesehatan.
   Untuk kelas I, naik dari Rp 59.500 per orang per bulan, 
   menjadi Rp 80.000 per orang per bulan
   Untuk Kelas II, naik dari Rp 42.500 per orang per bulan, 
   menjadi Rp 51.000 per orang per bulan.
  Untuk kelas III, naik dari Rp 25.500 per orang per bulan, 
  menjadi Rp 30.000 per orang per bulan.

15 Obat Sakit Gigi Tradisional Yang Mudah Dibuat

Hi..sobat...Disini anda akan mengetahui obat Tradisional dari bahan alami berupa tumbuhan atau tanaman. Disertai cara mengatasi sakit gigi tanpa obat.
Sakit gigi adalah rasa nyeri yang terjadi pada daerah sekitar gigi dan rahang akibat adanya kerusakan yang disebabkan oleh beberapa hal. Menurut ahli, sakit gigi adalah salah satu gejala ringan dari penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, Anda harus sedikit waspada jika sekarang mengalami masalah ini.

Sakit pada gigi membuat penderita tidak nyenyak tidur dan berefek pada kepala pusing, mudah marah akibat situasi sekitar yang gaduh, dan tidak bisa mempusatkan perhatian pada satu tujuan. Dalam banyak kasus, sakit gigi disebabkan oleh kerusakan gigi, bisa keretakan, kekeroposan, atau penyakit gusi.
Penyebab sakit gigi yang paling umum adalah terdapatnya bakteri pada gigi yang lama-kelamaan dapat membuat gigi berlubang. Tetapi dalam beberapa kasus sakit gigi tidak hanya terjadi akibat gigi mengalami masalah, tetapi gusi yang terinfeksi atau mengalami pembengkakan juga ‘sukses’ menghadirkan rasa nyeri pada rahang atau gigi.



                                                    

Obat Sakit Gigi

Kebanyakan penderita mendapatkan saran dari teman atau anggota keluarganya untuk mengobati sakit gigi dengan berkumur air hangat dan menggunakan garam. Sebenarnya cara mengobati sakit gigi tersebut tidak berhasil sepenuhnya, faktanya pada beberapa kasus ada yang membuat rasa sakit pada gigi semakin parah dan berdenyut. Itu terjadi karena beberapa orang ada yang bergigi sensitif.
Oleh karena itu alangkah baiknya Anda memilih salah satu dari beberapa pilihan obat sakit gigi tradisional berikut, kemudian jalani pengobatan alami secara rutin agar rasa sakit cepat mereda.
1. Daun Inggu Kering
Bahan: 2 - 4 gram daun inggu kering dan 2 cangkir (ukuran sedang) air bersih.
Cara pengobatan: Rebus daun inggu kering ke dalam panci yang terisi 2 gelas air sampai mendidih. Saring air dari daunnya, kemudian tunggu hangat dan gunakan ramuan untuk berkumur beberapa kali.
2. Minyak Batok Kelapa
Bahan: Batok kelapa yang telah terbagi dua dan kapas secukupnya.
Cara pengobatan: Ambil satu bagian batok kelapa, kemudian bakar sampai keluar minyaknya. Ambil minyak batok kelapa menggunakan kapas, lalu tempelkan pada gigi yang sakit. Sehabis itu Anda akan kaget karena reaksi dari obat ini cukup cepat, rasa sakit pada gigi akan hilang hanya dalam beberapa menit.
3. Daun Sirih dan Cengkeh
Bahan: Daun sirih dan cengkeh secukupnya.
Cara pengobatan: Rebus kedua bahan, kemudian gunakan untuk berkumur beberapa kali. Jika Anda merasa belum mampu membuat ramuan ini, obat kumur dari campuran cengkeh dan daun sirih ini bisa Anda beli di pasar.
4. Bawang Putih
Bahan: Bawang putih (1 butir).
Cara pengobatan: Kupas kulit luar bawang putih, setelah itu tumbuk hingga halus. Tempelkan tumbukan bawang putih pada bagian gigi luar yang sakit.
Cara pengobatan 2: Cuci bawang putih dengan air hangat. Kunyah bawang putih mentah selama beberapa menit, kemudian buang dan bakteri penyebab sakit gigi akan mati.
5. Minyak Cengkeh
Bahan: Minyak cengkeh secukupnya.
Cara pengobatan: Gunakan minyak cengkeh dengan cara meneteskannya pada gigi yang sakit menggunakan kapas atau cotton bud (ditempel-tempel). Setelah rasa sakit hilang (kira-kira 30 menit), barulah berkumur dengan air hangat.
6. Bunga Matahari
Bahan: Bunga matahari (50 gram), jahe (5 gram), dan air jernih (600 cc).
Cara pengobatan: Jahe dan bunga matahari direbus dalam 600 cc air sampai mendidih dan air tersisa 300 cc. Saring air rebusan dan minum obat herbal sakit gigi ini selagi hangat. 
7. Asam Jawa (Obat Penyembuh Karang Gigi)
Bahan: Biji asam jawa secukupnya.
Cara pengobatan: Goreng tanpa minyak (sangrai) biji asam jawa, sehabis itu ditumbuk sampai lembut. Masukkan biji asam jawa yang telah halus pada kain, kemudian gosok pada gigi yang berlubang.
8. Biji Jarak Cina
Bahan: 1 butir biji jarak cina dan 1 gelas air panas.
Cara pengobatan: Giling atau tumbuk biji jarak cina sampai benar-benar halus, seduh dalam satu gelas air panas dan aduk. Saring airnya, tunggu dingin, terakhir gunakan air untuk berkumur.
9. Daun Cengkeh
Bahan: Daun cengkeh secukupnya.
Cara pengobatan: Cuci daun cengkeh, seduh dalam seelas air panas, kemudian lumatkan daun cengkeh. Gunakan kain untuk memeras daun cengkeh yang halus, kemudian tempelkan kapas pada air hasil perasan. Tempel dan gosok kapas pada gigi yang sakit (berlubang).
10. Teh Hangat (Tanpa Gula)
Bahan: Satu gelas teh hangat tanpa gula.
Cara pengobatan: Gunakan air teh untuk berkumur beberapa kali, kemudian biarkan 15 menit. Setelahnya letakkan kantung teh bekas pada gusi untuk meringankan peradangan.
11. Cabe Rawit.
Bahan: Cabe rawit hijau atau merah secukupnya.
Cara pengobatan: Tumbuk cabai rawit, kemudian seduh dalam air panas. Kenai kapas dengan air seduhan cabai rawit, kemudian tempel pada gigi yang sakit. Bisa juga untuk berkumur.
12. Getah Jarak
Bahan: Getah tanaman jarak secukupnya.
Cara pengobatan: Teteskan sedikit demi sedikit getah jarak pada gigi yang berlubang, atau bisa juga gunakan kapas untuk diselipkan pada gigi yang berlubang.
13. Akar Meniran
Bahan: Akar meniran (5 gram).
Cara pengobatan: Bersihkan akar meniran, kemudian kunyah menggunakan gigi yang sakit. Setelah itu berkumur dengan air biasa, dan istirahatlah.
14. Akar Kangkung
Bahan: Segenggam akar kangkung dan 1/2 sdt cuka.
Cara pengobatan: Aliri (bersihkan) akar kangkung, kemudian rebus dalam segelas air dan tambahkan 1/2 sdt cuka. Air rebusan yang sudah agak dingin digunakan untuk berkumur.
15. Serai
Bahan: Sereh atau sirih (40 gram), air matang (2 gelas).
Cara pengobatan: Rebus semua sereh dalam 2 gelas air sampai mendidih dan air berkurang satu gelas. Gunakan obat ini untuk berkumur setiap hari sampai sakit gigi hilang.

 

Cara Mengatasi Sakit Gigi Tanpa Obat

  • Bersihkan bagian gigi yang sakit menggunakan sikat gigi dengan pasta yang cocok untuk meredakan rasa sakit. Jika setelah beberapa menit belum sembuh juga, bisa jadi ada sisa makanan yang menyelip pada lubang gigi. Gunakanlah lidi kecil atau tusuk gigi untuk mengangkat kotoran yang menyelip pada lubang atau sekitar gigi, setelah itu berkumur.
  • Pijat atau urut bagian pelipis (posisi gigi yang sakit) dari depan sampai belakang (depan telinga) menggunakan minyak yang tak beraroma selama beberapa menit sampai rasa nyeri hilang perlahan.
  • Tempelkan lidah pada bagian gigi yang sakit, kemudian tarik atau sedok sampai darah pada gigi yang sakit keluar. Jika berhasil, warna darah yang keluar biasanya merah kehitaman.
Jika sakit gigi sudah hilang, rawatlah gigi dengan cara rajin menggosok gigi, berkumur sehabis makan dan sehabis bangun tidur, jangan terlalu sering makan coklat, dsb. 
Apabila Anda ingin sakit gigi benar-benar sembuh, berkunjunglah ke dokter gigi dan minta pendapat terbaiknya. Biasanya dokter merekomendasikan untuk mencabut gigi atau menambal gigi (jika lubang tidak terlalu besar). Dengan begitu rasa sakit pada gigi yang suatu saat dapat kambuh tidak perlu membuat Anda resah.

Jumat, 04 Maret 2016

KABAR SIANTAR

Tersangka Kasus Korupsi KONI Siantar Menghilang.
Hasil gambar untuk POLRES SIANTAR
PEMATANGSIANTAR - Tersangka kasus korupsi dana bantuan sosial kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang Siantar, Polin Sinaga yang ditangani oleh Polres Pematangsiantar menghilang sehingga meski berkasnya sudah lengkap kasus tersebut belum diserahkan ke Kejaksaan Pematangsiantar
"Berkas kasus KONI sudah layak dan memenuhi untuk diajukan ke pengadilan, sudah P21 lah, berkasnya sudah kita kita sampaikan ke Polres Siantar selaku penyidik, supaya barang buktinya dan tersangkanya diserahkan, namun belum diserahkan. Kata penyidik, tersangkanya menghilang," ujar Ondo Purba, Kasipidsus Siantar di Kantornya, Jumat (3/4/2016)
Ia menuturkan bahwa saat ini kasus korupsi yang merugikan negara hingga Rp 120 juta ini masih tanggung jawab Polres Simalungun.
"Kasus korupsi biasa sebenarnya ini. KONI dapat Bansos, cuma pertanggung jawabannya tidak ada, namun saat ini kasus ini masih gawean Polres Pematangsiantar," ujarnya.
Ia menuturkan dari koordinasi mereka selama ini dengan penyidik, bahwa Polin Sianga saat ini sudah tidak ada lagi di Siantar.
"Sudah enggak di Siantar lagi si tersangkanya, pastinya dimana? kita tidak tahu," ujarnya.
Ia menuturkan bahwa menyerahkan berkas P21 kasus ini kepada penyidik awal Februari lalu.
"Februari lalu sudah kami serahkan. Sesuai aturan kalau sebulan belum ada respon akan kita surati, jadi kalau belum diserahkan juga minggu-minggu ini akan kita surati lagi penyidiknya," katanya.